Categories
Business

Pramono: Enggak Mungkin Jakarta Bebas Banjir!

Pramono: Enggak Mungkin Jakarta Bebas Banjir!
Pramono: Enggak Mungkin Jakarta Bebas Banjir!

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut wilayah Ibu Kota tidak mungkin terbebas dari Banjir karena kondisi tata ruang yang saat ini sulit diubah. Hal ini diakui Pramono saat meninjau pengerukan Kali Cakung Lama, di Jakarta Utara pada Kamis (27/1/2026).

“Secara tata ruang, saudara-saudara sekalian, enggak mungkin Jakarta ini enggak ada genangan, enggak mungkin. Jadi saya harus menyampaikan apa adanya,” kata Pramono di Kali Cakung Lama.

Namun demikian, hal tersebut tak dijadikan alasan utama untuk Pramono untuk menghentikan upaya pengendalian banjir. Ia menyebut normalisasi kali merupakan progam jangka menengah dalam upaya pencegahan banjir Jakarta.

“Tetapi inilah salah satu solusi jangka menengah yang kami lakukan untuk mengatur banjir yang selama ini terjadi di Jakarta,” ujar dia.

Pramono telah memutuskan ada tiga sungai yang akan dinormalisasi, yakin Kali Cakung Lama, Kali Krukut dan Kali Ciliwung.

Sedangkan jangka pendek pengendalian banjir, Pemprov DKI Jakarta melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Modifikasi cuaca yang dilakukan pagi ini diklaim Pramono efektif menekan hujan deras turun di Jakarta.

“Seperti yang saya sampaikan beberapa minggu yang lalu, saya sudah memperpanjang OMC sampai dengan tanggal 27 per hari ini, dan kalau hari ini tadi pagi jam 07.00 pagi tidak kita naikkan OMC-nya, pasti cuacanya berbeda dengan apa yang kita rasakan pada saat ini,”pungkasnya.

Categories
Business

Hoaks Listrik & ATM Mati 7 Hari di Indonesia – Ini Faktanya

Sebuah informasi yang viral di TikTok, Facebook, WhatsApp, dan platform media sosial lain mengklaim bahwa listrik nasional dan layanan ATM di Indonesia akan mati total selama tujuh hari berturut-turut sebagai akibat dari krisis global — bahkan isu tersebut dikaitkan dengan perang dunia atau konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Unggahan ini menyertakan gambar dan narasi yang tampak meyakinkan, termasuk potongan video dengan nama Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun, lengkap dengan teks yang mendesak masyarakat untuk mempersiapkan persediaan selama tujuh hari tanpa listrik karena akan terjadi pemadaman besar-besaran.

Versi narasi yang beredar juga menyebut:

  • ATM tidak akan berfungsi
  • Internet hilang
  • Kulkas dan AC tidak menyala
  • Air bersih sulit didapat
  • Tidak ada penerangan malam hari
    — seolah-olah kejadian tersebut hampir pasti akan terjadi.

Penelusuran Fakta & Klarifikasi Resmi
Tidak Ada Pernyataan Resmi dari Pemerintah / Otoritas
Hingga kini, PT PLN (Persero), Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), maupun pemerintah Indonesia tidak pernah mengeluarkan peringatan, jadwal pemadaman, atau rencana apapun tentang pemadaman listrik nasional selama tujuh hari.

2. Asal Klaim Bukan Pengumuman Resmi
Klaim yang beredar sebenarnya berasal dari potongan pernyataan dalam sebuah podcast bersama Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun — di mana beliau mengajak masyarakat untuk menyadari pentingnya kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat. Isi lengkapnya berbicara tentang kemungkinan situasi darurat seperti listrik mati atau tidak berfungsinya layanan dasar bila suatu bencana besar terjadi, bukan sebagai prediksi pasti yang akan terjadi dalam waktu dekat.

3. Penyebaran dengan Narasi Dipelintir
Dalam unggahan viral, pernyataan aslinya sering dipotong dan ditambah klaim-klaim yang tidak ada di konteks asli, misalnya:
bahwa pemadaman itu dipicu oleh perang AS-Iran
bahwa pemadaman itu pasti akan terjadi
Padahal tidak ada bukti yang mendukung klaim-klaim tersebut.nyebaran dengan Narasi Dipelintirbahwa pemadaman itu dipicu oleh perang AS-Iran

Media Nasional Tidak Melaporkan Ancaman Ini
Media berita besar di Indonesia seperti Kompas, Detik, Antara, Tempo, dan media lainnya tidak pernah memuat berita tentang perencanaan atau ancaman pemadaman listrik nasional selama 7 hari — menandakan informasi itu belum pernah dikonfirmasi oleh sumber resmi.

Categories
Business

Viral di Jambi: Guru SMK Dikeroyok Siswa, Begini Kronologi Asli

Sebuah insiden mengejutkan terjadi di lingkungan pendidikan setelah beredar video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang guru diduga dikeroyok oleh sejumlah muridnya sendiri di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur. Kasus ini terjadi pada Selasa pagi, 13 Januari 2026, dan langsung menjadi sorotan publik karena memperlihatkan konflik dalam ruang kelas yang berubah menjadi kekerasan fisik.

Awal Kejadian dan Argumen di Kelas

Peristiwa bermula saat kegiatan belajar mengajar berlangsung di kelas. Guru yang terlibat, Agus Saputra, sedang memberikan pengajaran ketika terjadi cekcok mulut dengan salah satu murid yang diduga melontarkan kata-kata tidak pantas dan tidak sopan ke arah guru tersebut. Sengketa lisan ini kemudian memicu emosi dan membuat suasana kelas menjadi tegang.

Agus kemudian mencoba menenangkan situasi dan meminta siswa yang terlibat untuk mengaku atas ucapannya, namun percakapan itu semakin memanas hingga berujung adu jotos antara guru dan murid. Situasi yang awalnya hanya verbal berubah menjadi kekerasan fisik di dalam kelas.

Kronologi Pengeroyokan

Video yang beredar menunjukkan sejumlah siswa berkumpul di sekitar tempat kejadian. Beberapa dari mereka diduga ikut menyerang dan mendorong guru, sementara siswa lain hanya menyaksikan tanpa melerai. Hal ini mengakibatkan suasana kelas menjadi cukup gaduh dan menimbulkan keprihatinan netizen yang menyaksikan video tersebut.

Kejadian ini juga terekam dalam durasi sekitar 3 menit 28 detik, yang menunjukkan bagaimana konflik di lingkungan sekolah berubah menjadi insiden fisik yang memprihatinkan.

Reaksi Pihak Terkait

Kasus ini mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk warganet yang mengecam aksi kekerasan di ruang belajar. Banyak yang mempertanyakan mengapa situasi bisa memuncak hingga seperti itu dan mengajak semua pihak untuk melihat lebih jauh akar masalah seperti disiplin, pembinaan karakter, etika, dan pengelolaan emosional di sekolah.

Pakar pendidikan juga memberi sorotan bahwa kejadian seperti ini menunjukkan pentingnya penguatan nilai etika dan hubungan yang sehat antara guru dan murid, serta adanya pengelolaan konflik di lingkungan sekolah yang lebih baik.

Isu Lebih Luas

Insiden pengeroyokan guru oleh murid ini juga memicu perdebatan nasional mengenai kualitas pendidikan, pembinaan karakter pelajar, dan peran sekolah dalam mencegah kekerasan di lingkungan akademik. Banyak pihak mengingatkan bahwa sekolah seharusnya menjadi tempat aman bagi guru dan siswa, bukan arena konflik fisik

Categories
Business

Ramalan Viral “The Simpsons” soal Donald Trump

Berita Viral Soal “The Simpsons Prediksi Donald Trump Meninggal”

Viral di Media Sosial: “The Simpsons Memprediksi Kematian Trump Hari Ini”
Beberapa unggahan di media sosial menyebarkan klaim bahwa serial kartun The Simpsons telah meramalkan kematian Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 10 Januari 2026. Video yang viral menunjukkan sosok yang mirip Trump dan narasi seolah berasal dari episode lama yang mencatat tanggal tersebut.
Klaim ini tersebar luas di Instagram, TikTok, dan platform lain dengan caption dramatis seperti “hari ini pukul 07.00 pagi Trump meninggal”. ⚠️ Namun, tidak ada bukti yang mendukung klaim itu benar.

Fakta: Episode yang Disebut Itu Tidak Pernah Ada
Faktanya, adegan itu tidak pernah muncul dalam satu pun episode resmi The Simpsons. Potongan video yang viral tersebut merupakan hasil rekayasa digital / AI‑generated, bukan materi asli dari serial tersebut.
Produser eksekutif The Simpsons, Matt Selman, telah menegaskan bahwa tidak ada prediksi kematian Trump dalam serial tersebut, dan konten yang beredar di media sosial hanyalah buatan digital yang menyesatkan.

Reputasi “Prediksi” The Simpsons
The Simpsons memang terkenal di internet karena beberapa kejadian nyata yang tampak mirip dengan episode lama mereka — seperti ramalan Donald Trump jadi presiden, jam tangan pintar, dan beberapa peristiwa lainnya — tapi itu lebih karena kebetulan dan humor satir daripada ramalan nyata.
Bahkan, klaim serupa tentang kematian Trump pernah beredar sebelumnya di berbagai tanggal lain (misalnya April 2025 atau Agustus 2025) dan semuanya telah dibantah pemeriksa fakta karena tidak berasal dari episode apa pun.

Penyebab Klaim Ini Viral
Beberapa faktor yang membuat klaim ini menyebar cepat:
Kepopuleran The Simpsons dan reputasinya “meramalkan masa depan”

Algoritma media sosial yang mempercepat konten provokatif

Teknik AI yang semakin mudah membuat video layak percaya

Minat netizen terhadap isu kesehatan dan rumor Donald Trump belakangan ini

Categories
Business

Kewaspadaan terhadap Gunung Bur Ni Telong naik

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menaikkan status aktivitas Gunung Bur Ni Telong di Kabupaten Bener Meriah, Aceh menjadi Level III (Siaga).
Kenaikan status berlaku sejak Selasa, 30 Desember 2025, pukul 22.45 WIB. Masyarakat diminta waspada terhadap kemungkinan erupsi freatik yang dapat dipicu oleh gempa tektonik serta terhadap hembusan gas berbahaya.

Plt. Kepala Badan Geologi Lana Saria menjelaskan bahwa sejak Juli 2025 kegempaan di sekitar Gunung Bur Ni Telong sudah tercatat. Aktivitas kegempaan meningkat secara intensif dan menjadi semakin dangkal pada November-Desember 2025. Puncaknya terjadi menyusul gempa tektonik lokal yang kemudian diikuti oleh rentetan gempa susulan.

“Rentetan kejadian ini menunjukkan adanya aktivitas magma yang mudah terpicu oleh gempa tektonik di sekitar Gunung Bur Ni Telong,” kata Lana Saria.

Pada 30 Desember 2025, antara pukul 20.43 WIB dan 22.45 WIB, terekam tujuh kali gempa yang terasa oleh warga dengan lokasi hiposenter sekitar 5 km sebelah barat daya puncak Gunung Bur Ni Telong. Selain itu, hingga pukul 22.45 WIB tercatat 7 kali gempa vulkanik dangkal (VB), 14 kali gempa vulkanik dalam (VA), 1 kali gempa tektonik lokal, dan 1 kali gempa tektonik jauh.

Potensi bahaya yang perlu diwaspadai antara lain erupsi yang dipicu gempa tektonik di sekitar gunung serta erupsi freatik, yaitu letusan uap/gas tanpa keluarnya magma yang kadang terjadi tanpa peningkatan kegempaan yang signifikan. Ancaman lain adalah hembusan gas vulkanik di sekitar tembusan solfatara dan fumarol; jika konsentrasi gas terhirup melebihi ambang aman, dapat membahayakan kesehatan.

Lana Saria mengimbau warga dan pengunjung agar tidak mendekati kawah dalam radius 4 km dan menghindari area fumarol atau solfatara terutama saat cuaca mendung atau hujan, karena kondisi tersebut dapat meningkatkan bahaya paparan gas.

Badan Geologi akan terus memantau dan melakukan pengamatan terhadap aktivitas Gunung Bur Ni Telong. Masyarakat dan instansi terkait yang membutuhkan informasi terkini dapat menghubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung, telepon (022) 727 2606, atau Pos Pengamatan Gunungapi Bur Ni Telong di Desa Serule Kayu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, telepon/WA 0823-1182-7265.

“Tingkat aktivitas Gunung Bur Ni Telong akan segera ditinjau kembali apabila terdapat perubahan visual maupun kegempaan yang signifikan,” tutup Lana Saria. (SF)